CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Sabtu, 20 September 2008

islami

FPI Desak Pelarangan Ibadah Haji Bagi 'Kafir Ahmadiyah'

Setelah menemui delegasi dari Front Pembela Islam (FPI) yang sebelumnya berdemo di depan kantor Kedubes Arab Saudi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia M.Abdurrahman Al Ayat mengaku terkejut dengan laporan FPI yang menyatakan adanya jamaah haji asal Indonesia yang ternyata penganut Ahmadiyah. M. Abdurrahman Al Ayat juga tak tahu kalau ternyata ada anggota DPR RI yang nonmuslim pernah menginjakkan kakinya ke Mekah.

“Orang kafir tidak boleh masuk Mekah, itu sudah ketentuan dalam Al Qur’an,” kata Abdurrahman.

KH. Mishbahul Anam menyampaikan pula dalam pertemuannya tersebut, Dubes Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pengecekan terhadap setiap orang yang mau masuk ke tanah suci.

Ketika disampaikan bahwa adanya anggota Ahmadiyah yang bergabung dalam jamaah haji, Dubes Arab Saudi merasa terkejut. “Dia merasa terkejut dan seperti ditampar. Ini merupakan penipuan data,” ujar KH. Misbahul Anam.

Menurut KH. Misbahul Anam, saat ditanyakan apakah ada kemungkinan pihak Kedubes Arab Saudi tidak meneliti setiap data yang masuk, Dubes Arab Saudi membantahnya. “Semua data sudah dicek, termasuk KTP-nya,” ujar KH. Mishbahul Anam mengutip pernyataan Dubes Arab Saudi.

“Kalau dari pihak Kedubes Arab Saudi sudah menelitinya, berarti kemungkinan kesalahan data ada di Dirjen Bimas Islam di Depag. Karena mereka yang mengirimkan data ke Kedubes,” tambah KH. Misbahul Anam.

Ust. Ja'far Shiddiq juga heran dengan adanya anggota DPR Komisi VIII beragama Kristen di tahun 2008 yang bisa masuk Mekah. "Kalau yang kristen aja bisa lolos, apalagi dari Ahmadiyah," kata Ust. Ja'far Shiddiq.

Ini membuktikan, tidak adanya ketegasan dari pihak Kedubes Arab Saudi. "Atau bisa jadi Dubes sudah dibohongi oleh pemerintah Indonesia, terutama Dirjen Bimas Haji Depag," lanjutnya.

Untuk menyampaikan protes dan tuntutannya, 6 orang delegasi yaitu Ust. Sobri Lubis, Ust. Ja'far Shiddiq, Habib Salim bin Umar Al-Aththas, Ust. M. Al Khaththath, KH. Misbahul Anam, dan Habib Mahdi Al-Aththas bertemu Dubes Arab Saudi, M Abdurrahman Al Ayat.

Setelah menerima laporan dari FPI tersebut, Kedubes Arab Saudi akan segera menindaklanjuti dengan meminta pemerintah Indonesia untuk bertanggung jawab terkait masalah ini. Kedubes Arab Saudi juga meminta agar pemerintah memberi ketegasan larangan pada anggota Ahmadiyah untuk pergi haji ke Mekah.

Kedubes Arab Saudi bersama dengan FPI juga meminta pada Departemen Agama atau Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah untuk memberikan rekomendasi pada setian calon jamaah haji bahwa mereka bukan penganut ajaran sesat Ahmadiyah. Sehingga, dari sekitar 250 ribu jamaah haji Indonesia yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini benar-benar terbebas dari anggota Ahmadiyah.

FPI Lanjutkan Demo Ke Depag

Dari Kedubes Arab Saudi, massa FPI bergerak menuju kantor Departemen Agama. Mereka bermaksud mengklarifikasi informasi adanya anggota DPR RI , Theodorus JK yang beragama Kristen yang pernah masuk ke tanah suci Mekah. Mereka juga bermaksud menanyakan masalah anggota Ahmadiyah yang diizinkan pergi haji ke Mekah.

Namun, massa FPI kecewa karena delegasi mereka tak dapat bertemu langsung dengan Menteri Agama atau Dirjen Bimas Islam yang sedang tidak ada di tempat. Delegasi FPI dan beberapa ormas Islam ini hanya dijanjikan akan ditemui oleh pejabat eselon II Departemen Agama. Delegasi FPI pun menolak. Massa akhirnya hanya berorasi di depan kantor Departemen Agama.

Terkait Demo FPI ini yang mencuatkan juga kasus Anggota DPR dari Fraksi PDIP Non Muslim yang leluasa menginjakkan kakinya di Tanah Suci Mekkah dan Madinah ini juga dikecam langsung oleh MH. Said Abdullah, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP. Habib Rizieq Syihab mengatakan bahwa orang inilah yang menyebabkan lolosnya kaki non muslim menginjak Tanah Suci Mekkah dan Madinah, "MH. Said Abddullah anggota Komisi VIII DPR RI dari PDIP kecam tuntutan FPI tentang PELARANGAN HAJI AHMADIYAH. Orang inilah yang mengajak Theodorus JK, orang Kristen di Komisi VIII dari PDIP masuk ke Makkah dan Madiah di musim Haji tahun 1426 H. Dia penjahat yang mengotori Tanah Suci dengan ORANG KAFIR!!" tegas Habib Rizieq. (reporter fpi.or.id/AD)

cg2.jpgcg3.jpg3.jpg

KETERANGAN FOTO :

Diambil dari buku salah seorang anggota Komisi VIII DPR RI, MH. Said Abdullah, dengan judul : SOSOK LINTAS BATAS yang diterbitkan oleh Penerbit KORPUS Th.2006 hal 244 & 245. Theodorus JK dari Komisi VIII DPR RI, non muslim yang masuk ke TANAH SUCI. Di dalam foto tampak berjas putih & celana coklat sambil memegang kamera, hal.245 foto atas di halaman Masjid Nabawi & foto bawah di Halaman Pemakaman Sayyidina Hamzah di Uhud – Madinah.

0 komentar: