FPI Siap Menyambut Preman AKKBB
Dikutip dari beberapa media tentang tanggapan Gus Nuril atas kejadian bentrok AKKBB dengan FPI. Nuril menyatakan bahwa insiden di PN Jakarta Pusat tanggal 25 September 2008 kemarin adalah benar anak buahnya. Menurutnya AKKBB perlu dilindungi, karena itu Nuril sengaja menurunkan anak buahnya yang dipakaikan atribut Banser Gus Nuril pada persidangan Habib Rizieq hari Kamis kemarin.
Padahal Kepala Satkorwil Banser DKI Jakarta, Avianto Muhtadi menyatakan tidak pernah menginstruksikan anggotanya untuk terlibat dalam kasus bentrok dengan massa FPI di persidangan Habib Rizieq. Begitu pula dengan H. Tatang pimpinan Banser se Indonesia, beliau juga menyayangkan bentrokan yang terjadi kemarin. Pihaknya juga sama sekali tidak tahu menahu mengenai penurunan massa yang beratributkan Banser di persidangan Habib Rizieq Syihab, menurutnya hal ini adalah tindakan provokatif yang dilakukan pihak yang mengatasnamakan Banser.
"Guntur itu pengurus NU. Dua kali pernah menjadi pengurus NU di Mesir. Karena jiwanya terancam, maka perlu dilindungi," ujar Nuril pengurus Pondok Pesantren Soko Tunggal.
Hal itu disampaikan dia usai acara Kongkow Bareng Gus Dur, di Teater Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (27/9/2009). Nuril menyatakan, pada 12 Oktober mendatang Banser NU akan datang ke Jakarta.
Apakah juga akan menyerbu markas FPI? "Ah nggak, FPI itu terlalu kecil. Kita akan datang saja ke Jakarta," kata Nuril.
Nuril kecewa dengan FPI karena personel AKKBB yang berkaos bertuliskan Banser NU tetap saja diajak bentrok. Padahal sebelumnya, lanjut Nuril, Ketua FPI Habib Rizieq Shihab menyatakan FPI dan NU bersaudara.
"Seharusnya kalau sudah tahu banser, jangan diajak berkelahi. Nanti saya juga begitu kalau anak buah saya menggebuki FPI lalu berdarah-darah, nanti saya bilang saudara," ujarnya.

Selain itu pada situs berita lainnya , Nuril juga memberikan komentar terhadap peristiwa bentrok FPI-AKKBB 25 September 2008 ,"Jika sudah tahu saudara, jika sudah ada tulisan Banser di kaos seharusnya jangan diajak ribut. Sudah tulisannya banser dan di luar kenapa masih digebuk? Itu munafik! Mulut dan hatinya tidak sama," ungkap Nuril usai acara Kongkow Bareng Gus Dur di Teater Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (27/9)
Padahal kata Satkorwil Banser DKI, Avianto Muhtadi, tidak pernah instruksikan Banser terlibat bentrok dengan FPI Kamis lalu (25/8). Begitu pula kata Ketua Satkorwil Banser Pusat H. Tatang Hidayat, bahwa tidak ada instruksi semacam itu. Lantas Banser apa yang dikirim Guntur Romli itu? "Banser Asli" adalah pengawal ulama NU, tapi "Banser Nuril" tidak mencerminkan seorang santri NU, karena merokok diluar sidang Habib Rizieq dibulan Ramadhan, memakai celana ketat dan memakai anting anting pada telinga gaya brandal Punk.
Jelas ini adalah 'Banser Palsu'!! Lantas si Nuril sesumbar mau kerahkan massa pada tanggal 12 Oktober 2008 nanti, tapi memakai embel-embel 'inisiatif pribadi'. Rupanya si Nuril mau MEMBAJAK nama Banser untuk bentrok dengan FPI. Karena itu bila gesekan ini sampai terjadi, maka ini bukanlah peperangan antara FPI dengan Banser atau pun dengan NU, bukan pula peperangan sesama umat Islam. Ini murni PERANG FPI melawan gerombolan Preman AKKBB pembela Ahmadiyah.
Menanggapi berita ini, Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab memberikan pernyataan :
"Polisi harus periksa Mr. Nuril karena kirim pasukannya ke PN Jakarta Pusat dengan SENJATA TAJAM untuk lakukan KEKERASAN. Si Nuril itu PENGECUT! Silahkan Mr. Nuril turunkan PASUKAN BERANI MATI sebanyak-banyaknya, kami akan sambut dengan PASUKAN BERANI MATI-IN. Kapan saja di mana saja!! Allahu Akbar!!!"
1 komentar:
Saya sebagai umat Islam mendoakan semoga perselisihan faham antar sesama umat Muslim dapat segera diselesaikan dengan jalan damai, gak akan selesai apabila semua pihak merasa benar dan saling menyalahkan, karena sesungguhnya kebenaran yang hakiki ada di tangan Alloh SWT.
Posting Komentar